Thursday, May 16, 2013

BOLANG (BOcah iLANG) episode Jogjakarta


7 September 2010
17.50
Perjalanan di mulai ketika matahari terbenam, bersama Ignatia Wijaya, Alexander Ferdinan Tuati dan Kak Iga...
dengan perbekalan seadanya plus modal nekat kami berangkat ke stasiun Senen.
Sampai di stasiun kami melihat hirukpikuk orang-orang yang ingin mudik.

satu-satunya pertanyaan yang terlintas di benakku saat itu, apakah kami akan mendapatkan tiket?
karena antrean tiket begitu penuh, Alex sempat mengantre beberapa menit, namun hasilnya nihil.
TIKET HABIS!
tia dan alex mulai putus asa, namun kami masih melihat-lihat ke loket lain jika ada tiket untuk kami berpetualang, kemana saja boleeeeh ..hahahhaha

terlintas dalam benakku dan kak iga untuk naik saja dan membeli tiket di gerbong. kemungkinan terburuknya diturunkan dari kereta, bediri selama perjalanan dan bayar dua kali lipat harga tiket..

dengan segenap kenekatan kami, akhirnya kami membeli peron seharga Rp 2.500,00/orang (karena ga punya tiket hehehe) dan berusaha mencari di mana kereta PROGO parkir.
setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan kereta itu, dengan keadaan penuh bahkan orang-orang duduk di pintu karena tidak mendapat tiket.
lalu bagaimana dengan kami????
19.35
dengan pertolongan beberapa bapak-bapak, kami naik kereta dan memasukkan diri ke dalam kereta yang sudah penuh sesak itu..
PANAS, SESAK, dan udara yang sudah tercampur keringat plus asap rokok pun alhasil masuk ke paru-paru kami...
sauuunaaa booooo... aku berdiri di antara ibu-ibu, yang kelihatannya sudah menanti di dalam kereta lebih dari 3 jam dan benar saja, ketika ku tanya salah seorang ibu2, dia sudah ada di kereta sejak jam 9 pagi! Padahal kereta dijadwalkan berangkat pk 21.00...
dengan sedikit kebaikan ibu-ibu, setelah beberapa menit aku mendapat sapce 10x30 cm untuk duduk (bayangkan betapa sempitnya!hiks)
aku masih lebih beruntung dibanding tia, kak iga dan alex yang berdiri selama menunggu kereta jalan...
20.00
...
melihat ke sekeliling...lautan orang tak dikenal...
20.13
...
melihat ke sekeliling...semua orang kepanasan (parahnya aku tidak bawa kipas)
20.45
...
pedagang asongan mulai berlewatan di tengah lorong kereta yang sudah tidak bisa di lewati lagi karena banyak orang yang duduk di bawah.
20.53
...
seorang anak kecil menangis meraung-raung ingin pulang...
21.00
....
kereta belum bergerak mengakibatkan seluruh ibu2 protes...hehehe
21.10
kereta sedikit bergerak, sepertinya akan pindah jalur...
21.30
di jalur 1 entah menunggu apa...
21.50
kereta bergeraaaak yipeeee!!!
dengan sangat lambat...

mulai sakit pantat, kesemutan, dilewatin pedagan asongan, kepengen minum tapi takut pengen pipis...
22.30
berusaha tidur...
23.00
bertukar tempat dengan tia

8 Sept 2010
02.00
berhenti di stasiun CIREBON, kebelet pipis...
dengan segala perjuangan mencapai pintu gerbong, eeeh..dibilangin sama bapak2,
jangan turun dek,ntar lagi mau jlan...
hiksss...
dengan segenap perjuangan kembali lagi ke tempat ku berdiri,,,10 menit, 15menit, tuh kereta ga jalan2...hikssss..maammamamammaaaa...pengen pulanggg..hiksss
akhirnya si PROGO jalan lagi, masih dengan speed khasnya (lambaat)

kebelet pipis...berusaha tidur...
dengan kebaikan ibu dan bapak2 saya mendapat tempat kali ini 15x 20 cm...
kebelet pipisss...
03.30
kata bapak2nya di purwokerto PROGO bakal berhenti cukup lama,,
asiiik bisa pipisss..ehehhe
04.00
05.00
purwokerto belum juga keliatan
05.30
terbangun dari tidur, PURWOKERTOO!!!
dengan sukacita aku turun untuk pipisss...
ehehe
tak berapa lama kemudian,terdengar suara
kereta api jurusan LEMPUYANGAN, kereta ekonomi PROGO akan berangkat persiapan!
aku pun langsung lari ke gerbong di depanku, kereta bergeerak perlahan..
namun OH NO!!
aku salah naik gerbonggggg


dimana tiaaa
dimana alex
dimana kak igaaaaa

huaaa...
ga bawa HP,
Ga bawa dompet...
huaaaaaaaaaaaaaa

dengan mengumpulkan segala keberanian aku berjalan menelusuri gerbong, berharap melihat bapak2 ato ibu2 yang segerbong..
tidak ada yang ku kenaaaal...hikssss
aku hanya berdoa sama Tuhan...berharap aku ga salah naek kereta juga
ehehe
akhirnya secercah harapan muncul ketika aku melihat wajah ibu2 yang tadi berdesakan denganku...
TIAAAAA ALEEEXX KAK IGAAA...aku datangg...huahahhahahahaha
wajah mereka pun shock...mereka pikir aku tertinggal di stasiun purwokerto..hahahhahaa

perjalanan yang tersisa agak lega, karena banyak penumpang yang turun di Purwokerto (agak trauma), gombong, kutoarjo, kroya.. t api kalau aku ingat kejadian tersesat di dalam gerbooongg..hiksss..memalukan,,

semakin dekat dengan JOGJA...
matahari meninggi, sirkulasi udarapun membaik (gerbongnya sepi)...bisa duduk selonjoran..ahhahaha

sesampainya di lempuyangan kami shock, karena melihat eko dan kak yosia...(dimana-mana ketemu anak TC)hehehe
kami pun memutuskan untuk berjalan sampai menemukan angkutan umum untuk mencapai malioboro, transit di bakmi pelangi
beli mie ayam pelangi, bakso campur, mie pangsit komplit, es pelangi, es teler, segelas es teh tawar dan es jeruk.

perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sampai ke malioboro (tanya2 orang tentunyahehhehehe)
sesampainya di malioboro, aku, tia dan alex  keluar masuk gang, demi mendapat hotel yang murah, bersih dan dekat jalan besar (maklum anak perantauan..hehehe)

pilihan jatuh ke HOTEL INDONESIA..
kami beristirahat sebentar, mandi tentunya :P

melanjutkan perjalanan ke malioboro diiringi hujan rintik-rintik...
belanja...makan...lihat2...
perjalanan ditutup dengan tia makan bakwan di dpn benteng..

bonus:kaki pegal-pegal dan uang habis/..ehhehee

hari ke-2 9 SEPTEMBER 2010
pagi2 dengan perut yang super duper laper kami menelusuri jalan malioboro, berharap menemukan makanan murah meriah...
mengintip ke halte bus trans jogja, kami pun tergiur untuk menaikinya, terutamakarena ada rute ke Prambanan...
sesampainya di halte prambanan, kami memutuskan untuk beli soto sbg sarapan kami..
slurrrpttt...enaaaknya,.hehehe
daging sapinya banyak, kuahnya gurih, sip lah,,,

naik andong ke pintu loket prambanan, lumayan jauh kata kusirnya lebihd ari 1 km...
hoohoo
dengan penuh sukacita kami memasuki halaman depan prambanan...
DHUEEEER....
tiket masuk 28.000

ya ampuuuunnn...dulu ga segitu...
kami memutuskan untuk TIDAK MASUK PRAMBANAN, alhasil kami hanya berkeliling di pasar souvenir, lalu berjalan kembali ke halte bus trans jogja...
setelah melewati 1 jam lebih perjalanan, kami pun turun di halte museum taman pintar..
(sebagai calon guru kami harus peka terhadap kemajuan IPTEK bukan?hehehe)

kami pun berkeliling di dalam museum, mencoba permainan sambil terkagum-kagum akan karya Tuhan dalam sains dan pengetahuan...
salah satu tujuan kami ke jogja adalah pasar buku, namun sayangnya ketika kami ke sana, setelah dari taman pintar, hanya beberapa kios buku yang buka, mungkin efek dari H-1 lebaran...

bergegas kami menuju pasar Bringhardjo, namun pasar telah tutup...hiksssss...

dengan tenaga seadanya kami mencari makanan di sekitarnya dan kami menemukan sate ayam, martabak telur, dan nasi kucing...
semuanya terasa nikmaaat di lidah kami...
sedari hari pertama sudah begitu banyak tukang becak yang menawarkan berbelanja bakpia pathuk di pabriknya...namun kami selalu menolak (alasan utama : ga punya duit)
lidahku meronta2 ingin mencicip bakpia pathuk yang masih hangat, begitu pun alex dan tia...
dengan alasan utama tadi, kami pun berjalan kaki menelusuri gang di sebelah mirota batik, dengan berbekal selembar peta (gratisan dari mirota..ehhehe)
setelah keluar masuk gang, akhirnya kami menemukan toko bakpia 25...
kami shock ketika melihat harganya
(sebenernya ga bgt mahal, cm ditambah uang yg menipis, rasa mahal semakin terasa...hehehe)

sambil mencicip beberapa varian bakpia, kami berdiskusi membeli yang mana... (patungan ga ya,,, kalo buat anak kamar gimana? wah takut duitnya ga cukup...hahha)

setelah membayar dua dus bakpia, kami kembali menelusuri jalan menuju malioboro untuk bersantap malam....
menu malam ini nasi gudeg di pinggir jalan...
si mbah yang jual gudeg tiba2 bilang gini ke tia
kalo cari suami yang setia...
ky emas, kalo itu emas murni, mau digeletakin juga tetep emas, ga bakal brubah,,,
(lupa gmn kata2 persisnya, pake bahasa jawa pula...ahhaha)
tertohok lah kami berdua...huaaaa...mbah....mbah,,,

pas mau bayar,
berapa mbah?
gudegnya 7rb, minumnya...bla,,bla,,,
"lho bukannya 6rb ya tadi kata si ibu?"
7 rb dek, itu harga kemaren 6rb, sekarang semua mahaaaaaaaaaaaaal....
???""""
gubraaaaakkk
hahhahaa
gudeg aja naek..ckckkckckkck

malam itu ditutup dengan berbincang-bincang, menghitung pengeluaran, merencanakan kegiatan besok dan evaluasi(ky WNS aja..hahhaa) di MCD ditemani 3 gelas float...(srrrupppttt)...

10 Sept 2010
11.40
kami sudah siap pulang dengan ransel yang makin berat dan tenaga full untuk berdiri di kereta (kalo ga dapet kursi/...hehehe)
check out dari hotel Indonesia...
dengan perut dangdutan, kami kembali menelusuri malioboro, berharap ada yang jual makanan dengan harga murah dan rasa enak...
nasi soto agak mengatasi dangdutannya perut kami (tapi ga worth it, harga sama brgnya..hiksss)
seperti yang sudah kami rencanakan semalam, kami berjalan menuju malioboro mall untuk membeli hokben 11rban sebagai bekal kami makan siang di kereta..
namun, apalah daya kami, ternyata hokben tutup, libur lebaran...
jadilah kami membeli 2 kantung roti sebagai perbekalan, berharap itu cukup untuk perut kami yang terbilang elastis ini...

14.00
dengan menaikin 2 becak, kami bertolak ke stasiun lempuyangan, datang 3 jam lebih cepat dari waktu keberangkatan, berharap masih tersedia kursi di kereta untuk kami...
dan...harapan kami tidak sia-sia...kami mendapat kursi, keretanya masih kosooonggg!!
senangnyaaa...heehehhee
sambil menunggu kereta berangkat kami membeli 3 bungkus nasi rames sebagai pengganti hokben...hhehehe

17.00
kereta mulai melaju, berhenti di banyak stasiun untuk menunggu jalur (maklum kreta ekonomi...)
19.00
nasi rames telah ludes
bersiap tidur kembali...
kereta agak lengang... setiap orang mendapat tempat duduk...

21.00
pengen kopi...
hampir setiap 5 menit ada saja tukang jajanan yang berseliweran, ada yang jual lantin, popmie, kopi, nopia, ckckckckkk....
24.00
tertidur pulas...
01.00
beli secangkir kopi untuk bertiga, berharap bisa membuat kami terjaga selama sisa perjalanan...
02.00
kantuk mulai menyerbu...
03.45
sampai di stasiun senen!
yipeee senanggnyaaaa....

masalahnya sekarang adalah, apa ada bis ke lippo jam segitu?
dan benar saja, di terminal senen tidak tampak sedikitpun bus 157,104, maupun 106...
dengan tenaga yang tersisa kami melangkah ke atrium senen, berharap ada MCD atau KFC 24 jam..
ternyata semuanya tutup, yang buka hanya delivery MCD...
karena ga enak uda tanya sama satpam mall, akhirnya kami membeli paket mcd, dan menunggu di apotek Kimia Farma (yang katanya buka 24 jam, padahal mas2nya bobok) sampai pk 05.00 dengan bermodalkan membeli sebotoll Ades..hahaha
bosan menunggu di apotek dan di pinggir jalan, kami mencari cara untuk lebih cepat pulang,

gimana kalo ke kota tua?
tapi tar pulangnya susah lagi
kalo ke monas?
senayan?
kan banyak orang yang jogging?
ato ke mall mana kek?
dengan tampang kuceeeel?
huaaaa
ke monas aja yuk!

3 bolang mulai beraksi lagi, berjalan ke halte busway di seberang jalan dan membeli karcis transjakarta, berharap bisa jalan2 ke monas sambil menunggu bis kota di sana..
sayangnya ketika kami menunggu di halte busway justru bus kota yang dari tadi kami tunggu lewat begitu saja...
06.30
naik transjakarta...
lagi2 karena kenekatan kami
kami salah berhenti halte..
karena tidak ada lagi tenaga tersisa, kami pasrah duduk di halte bus kota di sebrang halte harmony...
menunggu 157
06.45
yipeeee
157 datanggg..
dengan nyawa seadanya kami naik bus...
lagi2 kami terkaget
karena tarif bus kota ikut melonjak Rp500,- per orang...
hiuaaaaa
uang yang pas2an itu kini ludes tak bersisa...

UPH!!!
dengan nyawa yang masih belum terkumpul tia, aku dan alex turun dari bus,..
sukacita memenuhi hati kami,,,nyampe DORM
hahhahaha


reposted from my facebook notes
nantikan BOLANG episode lainnya!!

No comments:

Post a Comment